Trending

5 Fakta Penting Sebelum Pasar Dibuka

Indeks pasar saham dunia dibuka naik pada hari ini, denganfutures utama bergerak naik seiring para investor mengawasi negosiasi untuk mencegahshutdown pemerintah Amerika Serikat. Pasar bersiap menghadapi sejumlah data pasar tenaga kerja dalam beberapa hari mendatang.

Sementara itu, beberapa berita perusahaan menarik juga mendapat perhatian, termasuk saham Electronic Arts (EA) yang naik tajam setelah pengumuman pengambilalihan pribadi dan kenaikan saham GSK menyusul pengumuman CEO baru. DilansirYahoo! Finance, berikut poin-poin penting yang perlu diketahui oleh investor.

1. Indeks saham mengalami kenaikan, pasar berusaha pulih

Indeks saham utama Amerika Serikat mengalami kenaikan dalam perdagangan pra-pasar. Kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average meningkat 0,4 persen, S&P 500 naik 0,5 persen, dan Nasdaq 100 yang didominasi saham teknologi bertambah 0,6 persen. Kenaikan ini terjadi setelah indeks utama ditutup dengan penguatan pada perdagangan Jumat lalu, mengakhiri tren penurunan selama tiga hari beruntun, meskipun secara mingguan S&P 500 masih mengalami penurunan.

Komoditas juga menunjukkan perubahan yang signifikan: harga emas berjangka naik sekitar 1 persen menjadi 3.850 dolar per ons, mencapai tingkat tertinggi baru, sementara minyak mentah turun 2 persen setelah laporan OPEC+ yang akan meningkatkan produksi. Bitcoin diperdagangkan sedikit di atas 112.000 dolar setelah sempat turun di bawah 110.000 dolar pekan lalu. Di sisi lain, imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun berada pada 4,15 persen, turun dari 4,19 persen pada penutupan Jumat (26/9/2025).

Baca Juga  Serangan Burung Jagal Punggung Hitam yang Mematikan!

2. Trump akan berjumpa dengan pemimpin kongres sebelum kemungkinan penutupan pemerintah

Presiden Donald Trump rencananya akan mengadakan pertemuan dengan pimpinan Kongres guna membahas kemungkinan penutupan pemerintah. Pertemuan ini akan diadakan menjelang tenggat waktu 1 Oktober bagi Senat untuk menyetujui undang-undang pendanaan sementara yang akan memastikan operasional pemerintah hingga pertengahan November.

Ketua Partai Demokrat menekankan bahwa undang-undang tersebut perlu mengembalikan subsidi kesehatan yang sempat dipotong dalam “One Big Beautiful Bill Act.” Meskipun Partai Republik mendominasi Senat, undang-undang ini membutuhkan dukungan paling sedikit tujuh senator Partai Demokrat agar dapat disahkan.

3. Tantangan Bank Sentral Amerika Serikat di tengah inflasi yang tinggi dan pasar tenaga kerja yang lesu

Beth Hammack, Presiden Federal Reserve Cleveland, menggambarkan kondisi saat ini sebagai “masa yang sulit” bagi The Fed, karena tekanan inflasi masih tinggi meskipun pasar tenaga kerja sedang melemah. Hammack menyoroti kekhawatiran khusus terhadap sektor jasa.

Minggu lalu, data menunjukkan bahwa inflasi tetap jauh melebihi target yang ditetapkan The Fed. Pada bulan ini, bank sentral AS mengurangi suku bunga acuan untuk pertama kalinya sejak Desember, dan ada indikasi penurunan lebih lanjut mungkin akan menyusul. Hammack dijadwalkan memberikan pidato dalam acara European Central Bank pekan ini.

Baca Juga  5 Fakta Menarik Kota Gjirokastër, Penuh Bangunan Batu Unik

4. Saham GSK mengalami kenaikan setelah pengumuman mengenai CEO yang baru

Harga saham perusahaan farmasi Inggris GSK (GSK) meningkat dalam perdagangan sebelum pasar setelah mengumumkan perubahan kepemimpinan. Emma Walmsley, yang memimpin GSK selama sembilan tahun, akan digantikan oleh Luke Miels, Kepala Komersial, mulai 1 Januari.

Tahun lalu, GSK menyetujui pembayaran maksimal 2,2 miliar dolar guna menyelesaikan tuntutan hukum terkait obat Zantac. Saham GSK yang diperdagangkan di Amerika Serikat meningkat sekitar 3 persen menjelang pembukaan pasar, setelah sebelumnya mengalami kenaikan 18 persen sepanjang tahun 2025.

5. Harga saham Electronic Arts naik setelah kesepakatan pengambilalihan pribadi tercapai

Harga saham Electronic Arts (EA) melonjak setelah perusahaan mengumumkan kesepakatan pengambilalihan privat senilai 55 miliar dolar yang diikuti oleh Public Investment Fund Arab Saudi bersama perusahaan modal ventura Silver Lake dan Affinity Partners. Laporan sebelumnya dari Wall Street Journal memicu kenaikan saham EA, yang naik 6 persen dalam perdagangan awal, menambah kenaikan sebesar 15 persen yang tercatat pada hari Jumat sebelumnya.

Baca Juga  Ilmuwan Perempuan Indonesia Ciptakan Teknologi Atasi Pencemaran Air, Dikenal Dunia

Investor harus mengawasi perkembangan ini secara cermat, karena gabungan faktor politik, data ekonomi, dan informasi perusahaan bisa memengaruhi fluktuasi pasar dalam waktu dekat.