Trending

5 Fakta Menarik Burung Grey Junglefowl, Simbol Keberuntungan India!

Salah satu nenek moyang ayam peliharaan di alam bebas adalahgrey junglefowl. Ayam hutan yang berasal dari India dan terlihat menarik. Mereka termasuk dalam keluargaPhasianidae dan memiliki nama ilmiah Gallus sonneratii, membuatnya juga dikenal sebagai sonnerat’s junglefowl.Panjang tubuhnya mencapai 38 hingga 75 sentimeter dengan berat berkisar antara 0,5 hingga 2,5 kilogram. Mengapa disebut menarik? Jantan memiliki bulu hitam dengan bintik coklat kemerahan, serta bulu leher yang panjang dengan ujung berwarna kuning keras.

Ekor mereka juga panjang dengan bentuk seperti bulan sabit. Mereka memiliki jengger dan pial berwarna merah, jangan lupa kaki yang berwarna merah dan taji. Betina cenderung lebih memudar dengan garis hitam-putih di bagian bawah tubuhnya dan kakinya berwarna kuning tanpa taji. Yang menarik, pada musim panas, jantan mengalamieclipse plumageDengan menggugurkan bulu lehernya yang berwarna mencolok. Penasaran bagaimana kehidupannya di alam liar? Berikut penjelasannya!

1. Hewan endemik India

Sebagai hewan endemik India, grey junglefowlBanyak ditemui di wilayah Semananjung India. Namun, penyebarannya juga mencakup Gujarat, Madhya Pradesh, dan bagian selatan Rajasthan. Mereka memilih hutan tropis lembap, semak belukar, lantai hutan hingga daerah terbuka yang kaya akan semak-semak sebagai tempat tinggal favoritnya.

Animalia menginformasikan bahwa grey junglefowljuga sering mengunjungi areal pertanian dan hutan rumput, lho. Karena variasi habitat yang tersedia, mereka bahkan mampu beradaptasi dengan wilayah dekat permukiman penduduk.

Baca Juga  5 Kodok Unik dengan Duri Langka dari Genus Bufo

2. Si omnivora oportunis

Jenis ayam ini biasanya lebih gesit di siang hari dan senang mencari makanan bersama kelompok yang terdiri dari 5 hingga 10 individu. Kelompok tersebut disebutcoveysKarena aktivitasnya terjadi di siang hari, mereka memilih beristirahat di atas pohon saat malam tiba untuk menghindari predator.

Berdasarkan informasi dari Peternakan Bulu Dinky Creek, ayam hutan abu-abuTermasuk dalam kategori omnivora oportunis yang akan memakan apa saja selama bisa dijangkau. Mereka mengonsumsi biji-bijian, tanaman pangan, serangga, dan hewan tak berdarah lainnya. Ayam ini juga melengkapi pola makannya dengan memakan tunas dan buah-buahan.

3. Bagaimana cara berkomunikasinya?

Ayam ini hidup di alam bebas, sehingga terdapat sedikit perbedaan dalam cara berkomunikasinya dibandingkan ayam jantan yang dipelihara. Suara jantan grey junglefowl terdengar tajam seperti ‘ku-ku-ku-ku-KAA!’ itu diulang beberapa kali dan nada suaranya meningkat di akhir. Mereka juga memiliki panggilan peringatan, mengeluarkan suara kluk hingga bisikan pelan yang digunakan saat berkomunikasi dengan kelompoknya.

Berdasarkan informasi dari iNaturalist, suara nyaring dari grey junglefowl biasanya terdengar pada waktu pagi buta atau menjelang senja. Oh ya, jantan dari spesies ini tidak menggerakkan sayapnya sebelum berkokok, ya. Tidak seperti ayam hutan merah yang melakukannya. Seperti hewan lainnya, mereka cenderung lebih bising saat musim kawin!

Baca Juga  Orang Terkaya Termuda di Usia 19 Tahun, Ini Asal Kekayaannya

4. Sistem pernikahan burung merak hutan abu-abu

Sayangnya, tidak banyak data yang tersedia mengenai sistem pernikahannya. Namun diketahui bahwagrey junglefowlmulai menikah dari bulan Februari hingga Mei. Waktu spesifiknya biasanya berbeda tergantung daerahnya, ya. Pada masa tersebut, jantan akan mengajak beberapa betina dengan menunjukkan bulu lehernya dan menggerakkan sayapnya di tanah.

Semua tindakan tersebut diiringi dengan vokalisasi khas, sehingga upacara pertunjukannya menjadi lebih meriah. Sebelum bertelur, betina biasanya menggali lubang kecil di tanah sebagai tempat bersarang. Mereka kemudian meletakkan 4-7 butir telur yang kemudian dipelihara selama 21 hari.

5. Terkadang burung merak hutan abu-abu dapat berpasangan dengan spesies lain

Ternyata grey junglefowltelah dipelihara di Inggris sejak tahun 1862, loh. Bahkan bulunya digunakan untuk keperluan ikatan umpan pancing sejak tahun 1978. Gen mereka berperan penting dalam memberikan warna kuning pada kaki dan beberapa bagian tubuh ayam peliharaan. Penelitian terbaru juga menunjukkan adanyaintrogession atau pertukaran gen antara grey junglefowl dan ayam domestik.

Sedangkan di alam liar, grey junglefowl kadang kawin silang dengan red junglefowlmaupun ayam peliharaan yang berkeliaran di sekitar hutan. Berdasarkan analisis genetik, ternyata mereka lebih dekat dengan ayam hutan sri lanka dibandingkanred junglefowl, ya. Perbedaan waktu terjadi sekitar 1,8 juta tahun yang lalu.

Baca Juga  5 Fakta Menarik Kota Lalitpur, Kota Tua Penuh Kuil di Nepal

Burung hutan yang menarik ini mampu beradaptasi dengan baik, sehingga jenis makanannya pun beragam. Sebagai tambahan informasi, dalam cerita rakyat dan tradisi suku mereka, burung ini dianggap sebagai burung suci yang membawa keberuntungan. Oleh karena itu, sering digunakan dalam berbagai ritual, sebagai hiasan dan dekorasi kepala tradisional.

Grey junglefowlsaat ini masih dianggap sebagaileast concernoleh IUCN. Hanya saja, mereka menghadapi ancaman kehilangan habitat serta perburuan. Sebagai akibatnya, jumlah populasi mereka terus menurun.

5 Hewan Berbeda yang Tumbuh di Hutan Amazon yang Jarang Diketahui, Tidak Terkenal! 5 Fakta Hewan Unik Lesser Blind Mole Rat yang Tahan terhadap Sel Kanker