Trending

Alasan Joko Anwar Pilih Sutradara Muda untuk Film Baru

Jakarta, IDN Times – Mari Lihat Gambar akan merilis film layar lebar keempat mereka yang berjudulLegenda Kelam Malin Kundang. Di dalam proyek ini, Joko Anwar bertindak sebagai produser sekaligus penulis naskah. Ia juga menyerahkan tanggung jawab sutradara film kepada dua nama baru, yaitu Kevin Rahardjo dan Rafki Hidayat.

Dalam wawancara yang diadakan pada hari Rabu (1/10/2025), Tia Hasibuan dan Joko Anwar menjelaskan alasan di balik pilihan mereka untuk memberikan kepercayaan kepada dua sutradara muda tersebut. Baca berita selengkapnya di bawah ini!

1. Joko Anwar mengungkapkan durasi persiapan film di Come and See Pictures

Joko Anwar menceritakan proses pembuatan film yang penuh pertimbangan dan cukup panjang dalam Come and See Pictures, rumah produksinya. Ia mengakui kagum melihat para sutradara yang mampu merilis dua film dalam satu tahun.

Saya melihat orang bisa membuat film dalam setahun, dua film saja sudah seperti, ‘Bagaimana caranya, ya?’ Orang kita persiapannya selama setahun. Kita persiapan, mengembangkan itu mungkin 6 bulan, 8 bulan. Menulisnya berbagai macam. Kemudian persiapannya,another one“lagi,” jelas sutradara yang dikenal dengan panggilan Jokan ini.

Baca Juga  Sinopsis Film Stand By Me (1986): Persahabatan, Kesedihan, dan Pelajaran Hidup

Ia melanjutkan, “Three months minimal, syuting production-nya bisa 16 hari, tapi produksinya sampai 2 bulan. Itu saja sudah 1,5 tahun, belumpost-production-12 bulan. Jadi lebih dari 14 bulan untuk satu film.

2. Produser Tia Hasibuan mengungkapkan bahwa diperlukan generasi baru dalam menyampaikan cerita kepada generasi Z.

Tia Hasibuan, rekan produser Joko Anwar, menjelaskan alasan pemilihan dua sutradara muda dalam proyek ini. Menurutnya, kehadiran sutradara muda lebih mampu menjangkau pasar Gen Z yang saat ini menjadi mayoritas penonton bioskop.

“Penggemar saat ini paling banyak adalah generasi Z. Jadi mengapa tidak memberikannya kepada yang lebih muda, yang memang lebih dekat. Cara mereka bercerita juga lebihsimilar,” kata Tia, produser filmLegenda Kelam Malin Kundang.

“Karena tujuannya adalah menghidupkan kembali di kalangan mereka,” tambah Joko.

3. Joko Anwar mengungkapkan bahwa dirinya merasa lelah dan ingin pensiun

Untuk menemukan bakat muda di Come and See Pictures, Tia Hasibuan dan Joko Anwar secara aktif menghadiri berbagai festival film guna mencari sutradara baru yang berpotensi. Joko juga menyampaikan alasan ia memberi ruang bagi generasi muda, karena mulai merasa kelelahan.

Baca Juga  Film Korea Paling Cepat Capai 1 Juta Penonton Tahun 2025

“Kita selalu berusaha mencari. Itulah sebabnya kami sering datang ke festival-festival, terutama festival film pendek. Menonton film pendek bertujuan untuk menemukan bakat-bakat baru,” kata Tia.

“Dan kita berkenalan dengan mereka. Saya Tia dan Joko, apakah kita bisa berbicara seperti ini,” tambah Joko Anwar.

Tia kemudian berseloroh, “Biarkan saja Abang (Joko Anwar) terus, ya. Kasihan, dia sudah tua.”

“Lelah, aku ingin pensiun,” tambah sutradara yang akrab dipanggil Jokan ini.

Ingin tahu bagaimana karya kolaborasi antara sutradara muda Rafki Hidayat dan Kevin Rahardjo? Kalian dapat menontonnya di bioskop pada 27 November 2025.

Apa Saja yang Menimbulkan Rasa Ngeri di Trailer Legenda Kelam Malin Kundang? Rio Dewanto-Faradina Dikaitkan dengan Legenda Gelap Malin Kundang Makna di Balik Judul Film Internasional Legenda Kelam Malin Kundang