Trending

Workshop SOHIB Berkelas Kemkomdigi: Mengembangkan Keterampilan Olah Data Jadi Informasi yang Relevan

– Kehadiran media sosial yang saat ini dikembangkan oleh masyarakat atau dikenal sebagai netizen memungkinkan penyebaran informasi, termasuk berita, terjadi dengan sangat cepat.

Namun terkadang informasi atau berita menyebar tanpa adanya pemeriksaan yang cukup. Akibatnya, munculnya penyebaran berita yang tidak jelas kebenarannya karena kecepatan penyampaian informasi yang tinggi tanpa selalu diikuti dengan pemeriksaan fakta, yang bisa memicu kesalahpahaman, permusuhan, serta informasi yang salah bagi masyarakat.

Ini juga dapat mengurangi tingkat kepercayaan terhadap informasi dan memengaruhi cara seseorang mengingat sumber berita.

Namun tidak dapat dipungkiri bahwa informasi yang disebarkan tersebut justru sangat diminati masyarakat dibandingkan dari sumber resmi seperti pemerintahan dan beberapa instansi yang saat ini juga menggunakan media sosial untuk menyebarkan informasi.

Seperti yang diakui oleh Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika Bali, Anak Agung Ngurah Bagus Aryana, SE., M.SI, acara SOHIB Berkelas yang diselenggarakan oleh Kemkomdigi sangat baik dalam mentransfer pengetahuan agar informasi pemerintahan dan lembaga khususnya di Bali dapat lebih mudah diterima dan disukai oleh masyarakat.

Kami, khususnya pemerintah provinsi Bali, telah memiliki beberapa media sosial seperti IG, FB, Youtube dan Tiktok, namun saya mengakui bahwa masih kurang “bersaing” dengan konten-konten yang diminati masyarakat. Oleh karena itu, kami berharap melalui workshop ini, para SDM dapat membuat konten informasi yang lebih akurat dan menarik agar jangkauannya lebih luas di masyarakat, istilahnya “lebih dekat dengan rakyat,” ujar AA Ngurah Bagus Aryana yang hadir dalam acara SOHIB Berkelas Kemkomdigi di Bali Sunset Roas Convention Center, Rabu 2 Oktober 2025, mewakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali saat ini adalah Ir. Gede Pramana, ST., MT.

Baca Juga  3 Rekomendasi HP Spek Gahar Harga Terjangkau di Oktober 2025

Sementara itu, dalam sambutannya Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Bali menyampaikan bahwa pentingnya pemahaman bersama mengenai Strategi Komunikasi Publik. Ini bukan hanya terkait konsep dasar komunikasi di bidang kehumasan, tetapi juga melibatkan kemampuan kita

untuk mengenali penggunaan media sosial secara efisien dalam usaha memperkuat program nasional.

Kegiatan SOHIB Berkelas yang diinisiasi oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Secara ringkas, Pelatihan Teknis ini akan memberikan kita kerangka kerja yang terstruktur untuk merancang dan menerapkan strategi komunikasi publik yang efektif, berdasarkan penyampaian informasi yang tepat, menarik, serta mendorong partisipasi aktif dari masyarakat.

Sejalan dengan pernyataan AA Ngurah Bagus Aryana dalam acara yang sama, Ketua Tim Pengelola Media Sosial Direktorat Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Andrean Weby Finaka menyampaikan bahwa memang terdapat beberapa tantangan bagi media pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat dengan penyajian yang baik, akurat, dan disukai agar jangkauannya semakin luas.

“Mungkin perlu sedikit penyesuaian dalam penyampaian informasi kepada masyarakat mengenai berbagai program pemerintah dengan menggunakan bahasa yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, sesuai dengan kebutuhan masyarakat, agar dapat diterima dengan lebih baik. Kami hadir di sini bukan untuk mengajar di OPD, tetapi berbagi ilmu dan wawasan. Karena banyak dari kami di pusat perlu mengetahui apa saja kebutuhan dan kendala yang ada di daerah, sehingga kita saling memperkuat agar program pemerintah bisa disampaikan secara lebih luas dan efektif,” ujar Andrean.

Baca Juga  Vivo Y03t vs X100: Perbandingan Harga dan Fitur!

Antusiasme Peserta Tinggi

Workshop SOHIB Berkelas (Sobat Hebat Indonesia Baik Berkegiatan di Kelas) yang diselenggarakan di Bali Sunset Road Convention Center, Denpasar, Bali, pada hari Kamis 2 Oktober 2025 oleh Kemkomdigi dihadiri oleh 136 peserta, yang terdiri dari peserta Data Journalism dan Mobile Journalism yang mengikuti kegiatan secara online maupun offline.

Sedangkan peserta Data Journalism terdiri dari 63 orang yang mengikuti secara online dan 28 orang yang hadir langsung, sementara peserta Mobile Journalism tercatat sebanyak 18 orang online dan 27 orang offline.

Andrean Weby Finaka mengungkapkan bahwa antusiasme peserta terhadap acara ini sangat besar. “Jumlah peserta masih akan bertambah, karena ada juga yang mendaftar secara langsung,” kata Andre.

Workshop ini mengundang beberapa pembicara yang ahli dalam bidang komunikasi publik dan produksi konten digital, antara lain Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik dari Diskominfo Provinsi Bali, Anak Agung Ngurah Bagus Ariana; Content Creator indonesia.go.id, Rosi Triastuti; serta Ladiantri Arviani, Redaktur indonesiabaik.id, Indira F. Pravangasta; dan Copywriter indonesiabaik.id, Rosi Oktari.

Baca Juga  Perbandingan ADV160 vs Nmax 155, Lihat Spesifikasi Lengkap!

Melalui kegiatan ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong peningkatan kemampuan peserta dalam mengubah data menjadi informasi publik yang menarik, akurat, dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Selain itu, pelatihan jurnalisme berbasis mobile diharapkan mampu menghasilkan jurnalis dan pembuat konten yang tanggap terhadap perkembangan teknologi digital serta mampu mendukung sistem komunikasi publik yang baik.

Kegiatan SOHIB Berkelas merupakan bagian dari inisiatif Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui situs indonesiabaik.id dalam mengembangkan komunikasi publik yang bermanfaat, memotivasi, serta menyebarkan informasi positif kepada masyarakat. ***